Pikirkan Lagi !!! Apakah Pekerjaan Menyia-nyiakan Hidup Kamu, Berubahlah

- Advertisement -

Mungkin kamu lupa bahwa suatu hari nanti kamu pastinya akan mati dan pergi meninggalkan segala hal yang sudah susah payah kamu bangun, parahnya lagi sebagian besar orang membangunnya karena terpaksa, terdesak akan kebutuhan hidup.

Bayangkan bagimana perihnya hidupmu mengerjakan sesuatu karena terpaksa dan tidak mencintai pekerjaan tersebut, lalu kamu sepanjang waktu menghabiskannya untuk itu.

Renungkan, Inilah Yang Membuang-buang waktu Sepanjang Hidup

Hidup dimulai sejak pertama kali dilahirkan, semua orang tertawa gembira menyaksikan kelahiranmu, sementara kamu datang dengan menangis keras, jika kamu tidak menangis maka bidan akan memukulmu agar menangis.

Itulah gambaran kehidupan yang akan kamu lewati nantinya, orang menyambut kesuksesanmu dengan gembira, sementara kamu menangis, dipaksa untuk menangis.

Dari usia 0 bulan sampai memasuki masa kanak-kanak dan remaja, pada rentan itulah masa bermainmu, masa yang paling indah sepanjang hidup kamu, tanpa beban, tanpa tujuan, just have fun.

Setelah itu, pada umumnya seseorang mulai memasuki dunia kerja di usia 20 tahun dan akan resign rata-rata di usia 50 tahun untuk swasta dan pegawai negeri di usia 60 tahun.

Artinya kamu mengerjakan sesuatu selama 40 tahun jika sampai umur 60 tahun, Pada umumnya umat nabi Muhammad hidup sampai pada usia 64-65 tahun saja. artinya kamu punya sisa waktu santai di hari tua hanya 5 tahun lagi.

Jika kamu beruntung maka kamu akan hidup sampai usia 80 tahun. hidup bebas tanpa bekerja selama 20 tahun di masa yang renta. fungsi tubuh sudah tidak sempurna, dibantu oleh alat medis.

Sekarang coba perhatikan ini. Menurut penelitian dari Gallup.com bahwa 85% orang Amerika tidak menikmati dan membenci pekerjaan yang mereka lakoni, parahnya lagi di China dan Jepang angka itu menyentuh 94%.

Ini adalah statistik yang benar-benar gila dan fakta yang mencengangkan, bahwa hampir semua orang yang bekerja pasti tidak bahagia dan membenci pekerjaannya. kamu seorang pekerja? Benar yang kamu rasakan?

Pertanyaannya apakah kamu mau menghabiskan hampir sebagian besar waktu kamu hanya untuk mengerjakan pekerjaan yang sama sekali tidak kamu cintai? disaat tertentu menjadi pekejaan yang paling kamu benci?

Seorang Pekerja Benci Hari Senin dan Hanya Hidup Di Akhir Pekan Saja

Biasanya seorang pekerja sangat takut pada hari senin dah menikmati hidup hanya saat akhir pekan saja, itukah yang sering kamu posting di sosial media?

Maka jika itu yang kamu rasakan, mendingan kamu keluar saja, resign dan cari cara lain untuk menghasilkan uang. zaman sudah berubah, kamu bisa mencari dengan mengandalkan internet saja.

Ini jauh lebih baik ketika kamu bangun pagi dan beraktivitas sesuai dengan aktivitas yang kamu inginkan tanpa didesak sesuatu. Belum ada kata terlambat untuk memulai, maka mulailah sekarang.

Alasan Kebanyakan Orang Untuk Terus Bekerja Meski Pekerjaan Itu Dibenci

Semua orang yang bekerja pasti akan mengatakan bahwa “Saya punya keluarga, bagaimana saya bisa memberikannya makan nanti”. Jeleknya lagi yang ngomong saya punya banyak angsuran dari mana saya harus melunasinya?

Coba kamu pikirkan lagi jika keadaan ini nantinya kamu jalani, bekerja untuk sesuatu yang tidak dicintai, maka anak kamu juga akan menyaksikannya, akhirnya masa depannya pun terpola seperti yang kamu lakukan, di Usia dewasa dia akan mencari kerja dan bekerja seperti kamu.

Faktanya orang tua yang berprofesi sebagai pekerja maka dia akan berusaha memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya agar anaknya menemukan pekerjaan yang baik di posisi yang bagus. bukan menyuruh mereka menciptakan sebuah pekerjaan.

Ironisnya banyak pengguran di negeri ini dengan menyandang titel sarjana.

Kehidupan tidak berubah, anak kamu menjadi seperti kamu dan melakukan hal yang sama sampai dia menjadi Ayah dan kemudian pensiun lagi.

Atur Kembali Hidupmu Sekarang Juga

Sekarang kamu harus berpikir kembali untuk merubah hidup dan tujuan hidup, stop untuk menghasilkan banyak uang dengan mengerjakan pekerjaan yang tidak kamu cintai.

Lebih baik uang sedikit, stop bermimpi memiliki rumah besar dan mobil mewah seperti yang dimiliki oleh tetanggamu.

Hiduplah seperti kata Slank “Hidup sederhana tak punya apa-apa tapi banyak cinta” atau ini cara menikmati hidup biar tenang.

Jangan sampai kamu terlalu sibuk mencari uang sampai lupa bahwa hidup itu terlalu singkat, kerjakan apa yang kamu cintai dan bangga atas pencapain-pencapainmu itu.

Hiduplah normal dengan kehidupan orang-orang yang kamu cintai di sekelilingmu.

Ingat hidup itu bukan tentang bekerja lalu membayar tagihan angsuran sampai akhir hidupmu, hidup itu berawal dari lahir dan berkembang. Bukan untuk bayar hutang.

Follow Us

1,110FansLike
1,432FollowersFollow

Artikel Terbaru

Cara Mempromosikan Diri Saat Interview Yang Bikin Perusahaan Takjub

Melakukan promosi diri atau Personal Branding, merupakan salah satu cara agar identitas diri dapat diketahui oleh publik. Ada banyak cara mempromosikan diri yang bisa...

Bermuka Dua, Jenis Manusia Paling Gak Asik Di Lingkungan Kerja, Kenali Ciri Khasnya

Lingkungan kerja adalah kumpulan dari berbagai jenis manusia yang bermacam-macam karakter dan sifatnya, termaksud si manusia bermuka dua ikut nyemplung dalam ekosistem...

Gaji UMR Jakarta, Jumlah serta Komponen Penyusunnya

Para pekerja ataupun karyawan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah UMR (Upah Minimum Regional). UMR ini adalah gaji atau upah minimum...

Terapkan 10 Kebiasaan Orang Sukses Ini Agar Anda Tau Cara jadi Orang Sukses

Berbicara tentang bagaimana hidup agar menjadi sukses memang tiada habisnya, bahkan bagi sebagian orang sukses itu adalah utopis, sesuatu yang enak di angan, mudah...

Kiat Sukses Lolos Tes Potensial Akademik untuk Kemajuan Karir Anda

Tes potensial akademik seringkali digunakan untuk berbagai keperluan termasuk dalam penerimaan tenaga kerja. Ada banyak instansi pemerintahan maupun swasta yang menggunakan tes potensial akademik...