Rahasia Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview Pasti Diterima

Perkenalan diri adalah hal yang tidak bisa dipandang sebelah mata saat melakukan interview di suatu perusahaan apapun bidangnya. Lewat perkenalan para pewawancara mendapatkan kesan pertama dari orang yang diwawancarai. Semakin bagus Anda melakukan perkenalan diri maka respon pewawancara juga akan positif terhadap Anda. Usahakan untuk mempersiapkan tahap wawancara dengan baik agar proses interview juga dapat berjalan dengan lancar. Berikut cara memperkenalkan diri saat interview. 

cara memperkenalkan diri saat interview

3 Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview 

Saat interview semua orang ingin memberikan performa yang terbaik termasuk pada saat pertama bertemu dengan pewawancara. Porsi jawaban yang pas, waktu perkenalan yang tidak terlalu lama serta menggunakan pakaian yang benar-benar pantas untuk lingkungan kerja.

Perkenalan harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tidak gugup saat melakukan perkenalan diri dan selama waktu interview. Inilah 3 cara memperkenalkan diri saat interview agar Anda dapat lolos tes masuk perusahaan.

1. Buka Dengan Senyuman

Ucapkan salam dan awali perkenalan Anda dengan sebersik senyuman agar menunjukan sikap ramah Anda sebagai pencari pekerjaan. Berikan senyuman tulus Anda kepada para pewawancara yang segera akan menguji kemampuan Anda.

Senyuman dapat memberikan rasa percaya diri Anda karena Anda telah memberikan hal yang baik sehingga rasa gugup sedikit terkurangi. Hal ini baik untuk Anda sebagai pelamar kerja.

Cara memperkenalkan diri saat interview ini penting, bayangkan jika Anda masuk ke dalam ruang interview dengan ekspresi cemberut pasti, para pewawancara sudah berpikiran negatif tentang Anda.

Belum memperkenalkan diri saja sudah menunjukan gestur yang tidak semangat. Jadi tetaplah tersenyum dan gunakan waktu perkenalan dengan sebaik mungkin.

2. Berjabat Tangan

Berikan jabat tangan dengan mantap kepada para pewawancara Anda. Memberikan jabat tangan akan menunjukan kepercayaan diri dan optimisme Anda di hadapan para pewawancara.

Jangan lupa saat berjabat tangan tatap mata pewawancara dan berikan senyuman yang penuh dengan keyakinan bahwa Anda akan lolos pada interview tersebut. Jangan lupa tanyakan kabar para pewawancara. Katakan juga antusiasme Anda saat melihat wajah-wajah para pewawancara.

Berjabat tangan juga menunjukan atitude Anda saat bertemu dengan orang lain secara profesional sehingga Anda sangat perlu melakukannya.

Usahakan Anda yang memulai untuk berjabat tangan, jangan tunggu pewawancara yang mengulurkan tangan untuk mengajak berjabat tangan. Inilah yang akan menjadi energi Anda saat mulai memperkenalkan diri secara singkat dan padat. 

3. Informasikan Identitas Pribadi Anda

Cara memperkenalkan diri saat interview yang ketiga yaitu menginformasikan identitas pribadi Anda. Perkenalkan nama, asal dan kompetensi diri Anda secara singkat dan padat. Jangan terlalu lama dalam memperkenalkan diri Anda.

Latih diri sendiri sambil melihat bagaimana ekspresi wajah Anda serta bagaimana bahasa tubuh Anda agar semua pewawancara dapat menerima pesan dari Anda. Tentunya pesan-pesan yang positif yang akan mendukung Anda untuk diterima.

Tambahkan juga informasi-informasi penting dalam diri Anda yang dapat memperbesar kemungkinan diterimanya Anda pada suatu perusahaan tersebut.

Misalnya, kemampuan berbahasa Inggris, kemampuan leadership, kemampuan public speaking, dan sebagainya. Hal tersebut akan diperhitungkan oleh perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan.

3 Kendala Sewaktu Mempraktekkan Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview

Ada beberapa kendala yang harus diwaspadai oleh calon karyawan sebuah perusahaan saat hendak melakukan wawancara.

Kendala-kendala ini seringkali mengganggu jalannya interview dan jika tidak diatasi maka akan berdampak pada kegagalan calon karyawan untuk diterima di perusahaan tersebut. Kali ini akan dibahas beberapa kendala yang dapat terjadi sewaktu mempraktekkan perkenalan saat interview.

1. Merasa Gugup

Kendala pertama yang harus dihadapi agar berhasil mempraktekkan cara memperkenalkan diri saat interview adalah rasa gugup. Perasaan ini akan selalu ada disaat seseorang akan menjalani fase baru dalam hidupnya termasuk dalam hal bekerja.

Gugup disebabkan karena Anda terlalu memikirkan apa yang akan terjadi jika tidak bisa melakukan semuanya dengan baik. Tenang, arahkan konsentrasi Anda pada proses interview bukan pada kegagalan yang belum tentu nyata.

2. Terlalu Percaya Diri

Jika gugup harus segera diminimalkan, bukan berarti terlalu percaya diri akan sangat membantu Anda dalam proses wawancara. Rasa percaya diri yang berlebihan justru akan membuat Anda jatuh karena para pewawancara sudah memandang Anda tidak bisa bekerja sama dengan orang lain.

Jadi, jangan sampai Anda kehilangan pekerjaan yang telah diimpikan hanya karena terlalu percaya diri. Percaya diri berlebihan akan membuat sesi perkenalan yang panjang dan lama.

3. Keterlambatan Saat Menghadiri Sesi Wawancara

Kedisiplinan adalah hal yang harus dijunjung karena dengan disiplin seseorang dapat mengatur hidupnya dengan baik. Untuk itu kendala ini perlu dihindari oleh para calon karyawan. Usahakan untuk datang tepat waktu.

Apabila Anda dapat datang tepat waktu pasti para pewawancara akan terkesan dengan kedisiplinan Anda. Berbeda halnya dengan jika Anda terlambat pasti pewawancara sudah mempunyai pandangan yang kurang baik terhadap Anda terutama disiplin.

4 Faktor Pendukung Mempraktekkan Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview

Faktor pendukung penerapan cara memperkenalkan diri saat interview ini dapat meningkatkan kepercayaan diri bagi seorang pencari kerja yang mendapatkan panggilan dari sebuah perusahaan.

Asahlah faktor-faktor ini supaya Anda mampu melewati tahap perkenalan dengan baik dan memberikan dampak positif pada persentase kemungkinan Anda diterima dalam suatu perusahaan untuk bekerja di sana.

Berikut ini keempat faktor-faktor yang dapat mendorong untuk bisa sukses perkenalan di interview.

1. Tingkat Persiapan yang Memadai

Saat melakukan perkenalan wawancara diperlukan persiapan-persiapan seperti persiapan mental, alokasi waktu yang dibutuhkan saat perkenalan agar tidak terlalu lama dan tidak terlalu cepat. Selain itu juga mempersiapkan kemampuan berbicara yang mumpuni akan menjadi nilai tambah bagi Anda.

Hendaknya Anda juga bisa melakukan persiapan dengan aktivitas-aktivitas fisik agar sehat. Kebugaran tubuh saat interview juga merupakan hal yang penting.

Anda juga harus memperhitungkan segala sesuatu yang mungkin akan terjadi seperti pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan selama Anda memperkenalkan diri.

Persiapkan jawaban-jawabannya dengan menyusun daftar pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan kepada Anda. Misalnya seperti kaitannya dengan pengalaman organisasi Anda, pengalaman-pengalaman yang masih relevan dengan pekerjaan yang sedang Anda lamar. 

2. Memakai Pakaian yang Rapi

Mengenakan pakaian yang rapi akan memberikan gambaran tentang diri Anda. Pilihan busana yang Anda pilih akan memberikan pengaruh terhadap pandangan para pewawancara terhadap diri Anda.

Selain itu pakaian yang rapi dan layak akan memberikan energi positif kepada diri Anda untuk melakukan perkenalan diri yang telah Anda persiapkan secara matang sebelumnya.

3. Istirahat yang Cukup

Sehari sebelum melakukan interview, berilah kesempatan kepada tubuh Anda untuk beristirahat. Jangan berikan kesempatan untuk pikiran-pikiran negatif memenuhi otak Anda. Justru pakailah sehari itu untuk benar-benar menghentikan proses persiapan interview Anda.

Percayalah bahwa Anda telah mempersiapkan semuanya dengan baik dan semuanya akan baik-baik saja. Faktor pendukung cara memperkenalkan diri saat interview yang ketiga ini cukup penting dilakukan.

4. Hentikan Aktivitas Belajar dan Persiapan Secara Teknis

Waktu satu hari sebelum proses interview harus dihabiskan untuk istirahat dan menghentikan proses belajar. Hal ini agar Anda mampu berkonsentrasi untuk fokus pada performa diri besok dengan menenangkan diri sambil menyiapkan hati terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi.

Tidak bisa dipungkiri banyak kejadian-kejadian tidak terduga selama proses interview termasuk saat memperkenalkan diri.

Artikel Terkait:




Cara Memperkenalkan Diri Saat Interview Berkaitan Dengan Pemakaian Kata

Pemakaian kata yang sopan dan ramah akan membuat para pewawancara jatuh cinta pada pandangan pertama.

Cara memperkenalkan diri saat interview harus dilakukan dengan pemilihan kata-kata yang tepat sehingga latihan harus diulang-ulang agar calon karyawan tahu apa yang harus dikatakan saat perkenalan.

Ini dia yang harus diperhatikan dalam pemilihan kata saat memperkenalkan diri pada proses interview. Perhatikan kata-kata ini agar Anda tidak dianggap memiliki atitude yang buruk saat perkenalan diri.

1. Hindari Penggunaan Kata Aku dan Kamu

Sebagai seorang profesional Anda harus mampu memilih kata-kata yang patut untuk disampaikan saat berada di tempat kerja. Apalagi saat proses perkenalan interview. Selama perkenalan jangan gunakan kata aku untuk pengganti Anda.

Pilihlah kata saya untuk pengganti nama Anda. Hal ini dikarenakan, kata aku mempunyai konotasi negatif dibandingkan dengan kata saya. Jadi biasakan untuk menggunakan kata saya mulai dari sekarang.

Selain kata aku, kata kamu juga harus dihindari, dalam proses interview. Pakailah kata Anda untuk menyebut lawan bicara Anda. Atau akan lebih baik lagi jika menyebut nama lawan bicara Anda dengan Pak atau Bu.

Setiap orang pasti akan merasa dihargai saat namanya disebut oleh orang lain. Nah, jadi saat perkenalan setelah Anda selesai menyampaikan kata-kata perkenalan, cobalah untuk menanyakan nama para pewawancara Anda. 

2. Hindari Penggunaan Kata Kalian 

Saat wawancara lebih baik menyebut lawan bicara Anda secara perorangan agar terlihat lebih sopan. Selain itu komunikasi juga akan terjalin lebih intensif karena komunikasi secara dua arah bisa berjalan. 

Kata ini kurang pas untuk dikenakan pada senior di kantor apalagi saat proses perkenalan interview. Usahakan untuk tidak menggunakan kata ini. Itulah cara memperkenalkan diri saat interview berkaitan dengan pemakaian kata yang tepat dan sopan. 

3. Sebisa Mungkin Gunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Kebiasaan orang-orang daerah biasanya mencampurkan bahasa-bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia dalam bergaul dan berkomunikasi. Hal ini jangan sampai terjadi saat Anda melakukan perkenalan pada sesi interview.

Coba belajar untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik tanpa ada campuran kata terjemahan bahasa daerah manapun.

Tidak hanya menggunakan bahasa daerah, seringkali banyak orang-orang menggunakan campuran bahasa Inggris ke dalam penyusunan katanya. Hindari juga hal ini selama proses interview termasuk dalam proses perkenalan diri.

Lebih baik coba untuk membiasakan diri jauh-jauh hari menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia yang baik tidak mengandung percampuran kata-kata dari bahasa daerah.

Demikian tips singkat berkaitan dengan cara memperkenalkan diri saat interview agar bisa diterima dengan baik di perusahaan impian Anda. Jadikanlah cara ini sebagai salah satu proses untuk meraih sukses Anda nantinya di masa depan karena keberhasilan ada dalam genggaman Anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2