Inilah Sifat Pemimpin yang Baik Menurut Islam

Dalam Islam, seorang pemimpin adalah imam. Kedudukan pemimpin sangat penting pada suatu negara atau kelompok.

Seorang pemimpin yang baik menurut Islam harus memiliki beberapa sifat mutlak. Pembentukan sifat-sifat mutlak sangat diharuskan dalam kepemimpinan sebagai seorang wakil rakyat.



Hal itu karena dalam kepemimpinan harus mampu menerapkan konsep ideal dan melakukan kewajiban seorang pemimpin serta mengenal agama sesuai syariat agama. Sehingga rakyat dapat mengakui dan menghormati keberadaan pemimpin.

Empat Sifat Pemimpin yang Baik Menurut Islam

1. Amanah

Sifat pemimpin yang baik menurut Islam yang harus dimiliki pertama yakni sifat amanah. Yang dimaksud dalam hal ini, pemimpin yang baik harus bisa menjaga kepercayaan rakyat dalam kepemimpinan.

Selain itu, pemimpin harus mampu mempertanggung jawabkan segala sesuatu yang dilakukan dan tidak boleh menutupi kesalahan jika melanggar aturan.

Serta pemimpin harus menegakkan keadilan untuk menjaga kesejahteraan rakyat. Karena tanpa adanya keadilan akan menimbulkan kekacauan, kesengsaraan, kerusuhan, dan keberpihakan kepada orang berkuasa (kaya).

2. Fathonah (Cerdas)

Fathonah atau cerdas termasuk salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Dalam kepemimpinan seorang wakil rakyat biasanya dihadapkan berbagai persoalan yang terjadi pada masyarakat.

Oleh karena itu, pemimpin yang cerdas dituntut untuk dapat menghadapi serta menyelesaikan masalah yang terjadi secara taktis dan handal.

Tetapi kecerdasan yang dimiliki sebagai wakil rakyat tidak boleh dipergunakan untuk menghasut atau memihak ke salah satu pihak yang menguntungkan. Lebih baik sifat cerdas yang dimiliki pemimpin dipergunakan untuk memajukan kehidupan rakyatnya.

3. Shidiq

Salah satu sifat pemimpin yang baik menurut Islam adalah shidiq yang berarti jujur dan lurus. Kejujuran merupakan sifat utama seorang pemimpin yang harus dimiliki. Pemimpin yang baik tidak boleh melakukan kecurangan yang dapat merugikan rakyat.

Tindakan curang yang biasanya dilakukan pemimpin yang tidak baik, misalnya menggunakan yang bukan menjadi haknya atau membohongi rakyat untuk kesenangan pribadi.

Selain itu pemimpin yang baik harus mampu terbuka mengenai segala hal informasi dalam menunaikan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Artikel Terkait: Cara Menjadi Pemimpin yang Baik dan Disegani Supaya Menjadi Teladan

4. Tabliqh

Pemimpin yang baik menurut Islam harus memiliki sifat Shidiq, Amanah, dan Fatonah. Selain ketiga sifat itu, pemimpin juga harus memiliki sifat Tabliqh. Sebagai wakil rakyat yang baik harus mampu jujur dan bertanggungjawab dalam segala hal penyampaian terhadap rakyat.

Berkomunikasi dengan baik kepada rakyat tanpa mengurangi dan melebih-lebihkan hal yang disampaikan. Serta mampu mempertanggungjawabkan mengenai apa saja yang sudah disampaikan untuk kepentingan bersama.

Sifat Tabliqh seorang wakil rakyat sangat penting karena pemimpin yang tidak jujur dan bertanggung jawab serta tidak dapat bertindak adil akan menjadi dosa besar seorang pemimpin. Wakil rakyat yang dapat mengayomi rakyat akan diakui oleh syariat.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai sifat-sifat mutlak yang harus dimiliki oleh pemimpin yang baik menurut Islam. Keempat sifat mutlak tersebut memiliki keterikatan satu sama lain. Karena Sifat amanah seorang wakil rakyat dapat menimbulkan keadilan diantara masyarakat.

Sedangkan keadilan dapat memberikan kesejahteraan kepada rakyat. Dan kecerdasan seorang wakil rakyat selain dapat menegakkan keadilan juga dapat memajukan kehidupan rakyatnya.

Dalam kepemimpinan seorang wakil rakyat harus jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga kepercayaan rakyat serta menyampaikan yang menjadi hak rakyat.

Sehingga dapat mengurangi adanya kekacauan, hal yang menyengsarakan, kerusuhan, dan memihak kepada pemilik uang. Pemimpin yang baik mampu memimpin sesuai aturan tanpa membeda-bedakan sesuai syariat.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2