Pelajari 6 Cara Menilai Kinerja Karyawan Ini Agar Perusahaan Semakin Maju

Setiap perusahaan tentu menginginkan karyawannya dapat produktif dalam mengisi waktu kerjanya di kantor. Itulah mengapa penilaian kinerja karyawan sangat diperlukan. Penilaian ini menjadi evaluasi bagi karyawan agar kembali pada performa terbaiknya saat bekerja. Untuk melakukan penilaian terhadap kinerja karyawan, perusahaan harus melakukannya dengan objektif sehingga fungsi penilaian tercapai. Inilah cara menilai kinerja karyawan agar perusahaan Anda semakin maju dan produktif setiap saat.

kinerja karyawan

Enam Cara Menilai Kinerja Karyawan 

Kinerja karyawan perlu dinilai secara berkala agar perusahaan juga dapat memetakan mana karyawan yang bekerja produktif dan tidak.

Berdasarkan penilaian tersebut perusahaan dapat memberikan evaluasi kepada para karyawan sehingga produktivitas dapat tetap terjaga. Selain itu perusahaan juga dapat memberikan penghargaan bagi karyawan yang mempunyai kinerja yang produktif.

Nah, berikut ini merupakan lima cara menilai kinerja karyawan yang efektif dan dapat dilakukan untuk perusahaan Anda.

1. Berikan Pekerjaan dengan Berbagai Tingkat Kesulitan

Cara pertama untuk menilai kinerja karyawan yaitu dengan memberikan pekerjaan mulai dari tingkat kesulitan yang paling mudah sampai pada level tertinggi.

Pemberian pekerjaan model ini akan membantu dalam menentukan kemampuan karyawan. Selain itu juga perusahaan juga akan mengetahui tingkat loyalitas seorang karyawan dengan banyaknya tuntutan dari perusahaan.

Jika karyawan memiliki tingkat loyalitas yang rendah secara otomatis mereka akan mengundurkan diri.

2. Ketepatan Menyelesaikan Pekerjaan

Cara menilai kinerja karyawan yang kedua yaitu berkaitan dengan ketepatan menyelesaikan suatu pekerjaan. Ketepatan yang dimaksud di sini adalah ketepatan waktu dan instruksi, bagaimana karyawan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai instruksi yang berlaku.

Hal ini akan menunjukan bagaimana kemampuan pembagian waktu karyawan dalam proses penyelesaian pekerjaannya. Cara ini juga dapat memandang seberapa jumlah pekerjaan yang diselesaikan.

3. Aktivitas Waktu Luang

Cara yang ketiga yaitu tentang pilihan karyawan untuk mengisi waktu luang di kantor. Jika seorang karyawan sudah selesai mengerjakan pekerjaan sebelum deadline, aktivitas apa yang akan dilakukan juga dapat menjadi penilaian kinerja karyawan.

Perusahaan dapat melihat mana karyawan yang ingin memberikan lebih untuk kemajuan perusahaan. Hal itu dapat tercermin dengan adanya karyawan yang memanfaatkan waktu tersebut untuk pengembangan dirinya.

4. Kemampuan Bekerja Sama

Kemampuan bekerja sama dengan semua bidang pekerjaan juga menjadi salah satu cara penilaian kinerja karyawan yang efektif.

Setiap karyawan harus mampu bekerja sama dengan rekan kerja karyawan yang lain dalam berbagai hal.

Baik tidaknya kemampuan bekerja sama dalam tim seorang karyawan dapat diketahui melalui kesan maupun tanggapan dari masing-masing rekan sekerjanya selama melakukan suatu proyek dalam waktu yang telah ditentukan.

Artikel Terkait : 7 Cara Paling Efektif Meningkatkan Motivasi Karyawan agar Kinerjanya Lebih Baik

5. Ketelitian 

Cara yang kelima dalam menilai kinerja karyawan yaitu dengan mengamati tingkat ketelitian seorang karyawan. Ketelitian sangat penting dimiliki karyawan agar mampu mengerjakan pekerjaannya dengan tepat.

Tinggi rendahnya ketelitian seorang karyawan dapat diketahui melalui seberapa banyak kesalahan yang dibuat dalam suatu pekerjaan. Dengan begitu perusahaan dapat melakukan evaluasi kepada karyawan yang bersangkutan tersebut.

6. Konsistensi Semangat Kerja

Semangat kerja seorang karyawan menjadi faktor utama produktivitas karyawan sehingga dapat dijadikan salah satu hal yang dapat dinilai perusahaan.

Perusahaan dapat melakukan penilaian dengan bagaimana kecenderungan karyawan dalam hadir kerja, proses penyelesaian apakah memiliki kecenderungan lebih banyak tepat waktu atau tidak. Hal tersebut dapat dijadikan aspek-aspek yang dinilai.

Demikianlah enam cara menilai kinerja karyawan yang dapat digunakan di perusahaan Anda. Sekarang Anda dapat memulai penilaian kinerja sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja karyawan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2