Alasan Resign yang Masuk Akal dan Bisa Diterima

Resign merupakan salah satu tindakan yang biasa dilakukan pada lingkungan kerja. Biasanya pilihan mengambil keputusan untuk resign dapat disebabkan karena banyak alasan.

alasan resign


Alasan itu bisa berupa ketidak nyaman atau bosan dengan lingkungan kerja atau bisa juga dilakukan karena kurangnya tantangan serta upah yang tidak sesuai dengan kinerja.

Tak jarang hal ini menimbulkan rasa galau saat ingin menyampaikan kepada HRD atau Atasan. Mungkin tidak semua orang kantor atau atasan bisa menerima keputusan karyawan untuk resign.

Oleh karena itu, perlu berhati-hati dan memikirkan alasan resign yang masuk akal jauh-jauh hari sebelum mengungkapkannya kepada atasan. Hal ini agar mudah diterima dan tidak dipersulit untuk resign dari pekerjaan.

Empat Alasan Resign yang Masuk Akal dan Mudah Diterima

1. Perlakuan buruk pada lingkungan kerja

Lingkungan kerja bisa memberikan dampak baik atau bisa juga dampak buruk terhadap pegawai. Lingkungan kerja yang baik dapat memberikan rasa nyaman dan dukungan pada pegawai dalam bekerja.

Sehingga pekerjaan yang berat bisa terasa ringan untuk dikerjakan. Berbeda dengan lingkungan memberikan perlakuan buruk, memberikan dampak tidak adanya rasa nyaman sehingga tidak bisa fokus dalam bekerja serta membuat pekerjaan yang berat semakin terasa berat.

Hal ini dapat menyebabkan pegawai mudah kelelahan dan stres. Mengungkapkan hal ini kepada atasan merupakan alasan resign yang masuk akal dan mudah diterima.

2. Ingin melanjutkan sekolah

Melanjutkan sekolah merupakan hak setiap orang yang wajar untuk dilakukan. Alasan ini dapat dijadikan salah satu pilihan untuk resign.

Karena merasa bosan atau memiliki keinginan untuk memajukan diri lebih baik. Selain itu bisa juga karena memiliki pilihan lingkup kerja yang dan jabatan yang lebih baik di tempat lain.

Sehingga atasan akan menoleransi keinginan pegawai yang menggunakan alasan tersebut. Karena banyak juga atasan yang ingin melihat atau memiliki pegawai yang dapat berkembang lebih baik.

3. Tidak ada jenjang karir yang jelas

Salah satu alasan resign yang masuk akal adalah tidak tersedianya jenjang karir yang jelas untuk pegawai yang suda mengabdi bertahun-tahun. Misalnya, sudah bekerja bertahun-tahun tetapi status sebagai pegawai kontrak.

Karena erang pegawai yang sudah mengabdi lama memerlukan apresiasi dan kepastian dari perusahaan. Posisi atau jabatan yang sama dijalani dalam jangka waktu lama tidk aka memberikan kepuasan hati dan tantangan dalam bekerja.

Artikel Terkait : Tips Mengatasi Rasa Bosan di Tempat Kerja

4. Memilih profesi sesuai pendidikan dan minat

Memilih profesi sesuai pendidikan dan minat dapat menjadi alasan resign yang masuk akal. Alasan ini biasanya digunakan ketika pegawai sudah dilanda kebosanan terhadap pekerjaan yang dijalani atau menjadikan pekerjaan tersebut sementara untuk mendapatkan pengalaman.

Hal ini sangat wajar dilakukan dan sudah menjadi hak seseorang untuk memilih yang lebih baik. Selain itu pegawai memilih mencari pekerjaan baru untuk mencari pengalaman atau tantangan baru yang lebih bisa mengasah kemampuan.

Sehingga keputusan ini dapat memberikan kepuasan hati dan kemajuan diri.

Itulah beberapa alasan resign yang masuk akal dan mudah diterima atasan. Dapat disimpulkan bahwa keputusan pegawai untuk resign merupakan wajar biasa dilakukan dalam lingkungan kerja.

Namun sebelum mengambil keputusan tersebut perlu untuk dipertimbangkan secara matang. Selain itu, dalam melakukan tindakan ini perlu menerapkan etika yang baik seperti menggunakan alasan yang tepat dan baik serta etika yang sopan.

Hal ini guna menjaga hubungan baik serta memberikan penilaian baik dari atasan untuk pegawai yang sudah mengabdi bertahun-tahun pada perusahaan tersebut.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2