Ternyata Bos Juga Manusia, Inilah 6 Tanda Bos Perhatian Kepada Karyawan

Banyak bos di luar sana terkesan memiliki sifat acuh terhadap para karyawannya. Terkadang dibalik sifat tidak peduli bos, ada perhatian tersembunyi yang ingin diberikan olehnya.

tanda bos perhatian
sumber : Liputan6.com


Namun, jarang ada karyawan yang mengetahui bentuk-bentuk perhatian dari atasan. Justru para karyawan malah menganggap hal itu sebagai beban yang berat.

Jangan salah mengartikannya karena dibalik semua itu bisa jadi atasan memiliki perhatian pada kinerja Anda. Inilah tanda bos perhatian kepada karyawannya, mungkin Anda orangnya.

6 Tanda Bos Perhatian Kepada Karyawan 

Tidak semua bos akan secara langsung memberikan tanda bahwa dia perhatian kepada karyawannya. Tanda bos perhatian kepada karyawannya seringkali tidak ditampakkan secara langsung oleh atasan. Hal ini karena atasan sering menjaga jaraknya kepada para karyawan.

Selain itu seorang atasan juga tidak ingin ada seorang karyawan mengetahui bahwa dia mengagumi kinerja dari karyawan yang bersangkutan. Namun, tanda bos perhatian kepada karyawannya dapat diketahui melalui ciri-ciri berikut ini.

1. Porsi Pekerjaan

Sebagian besar karyawan mengira bahwa atasan yang memberikan porsi pekerjaan yang sangat banyak adalah bos yang jahat.

Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa hal itu adalah bentuk perhatian bos terhadap kinerja seorang karyawan. Ini menandakan bos percaya akan kemampuan karyawan tersebut dibandingkan dengan karyawan yang lain.

2. Kritik Hasil Pekerjaan

Seperti halnya tanda pertama, tanda kedua ini seringkali disalah artikan oleh para karyawan yang mendapatkannya.

Kritik terhadap hasil pekerjaan Anda sebagai karyawan juga menjadi salah satu tanda bos perhatian pada Anda. Jadi jangan terburu-buru berburuk sangka, namun jadikan kritik ini sebagai motivasi untuk mengerjakan pekerjaan dengan lebih baik lagi.

3. Menerima Ide Anda

Bos yang baik akan memberikan kesempatan pada para karyawannya untuk mengajukan ide-ide guna perkembangan perusahaan. Kesempatan ini juga menjadi tanda bos perhatian kepada karyawannya jika ide yang disampaikan diterapkan dalam perusahaan.

Untuk itu jika ada kesempatan memberikan ide-ide segar berkaitan dengan kemajuan perusahaan, jangan ragu untuk menyampaikan aspirasi Anda.

4. Menjadikan Anda Tutor

Setelah Anda berhasil menyelesaikan berbagai pekerjaan dengan porsi yang tidak biasa dari bos, dia akan meminta Anda untuk menjadi tutor bagi rekan kerja sekantor.

Ini merupakan suatu pertanda baik karena bos telah melihat hasil kerja Anda yang telah memenuhi ekspektasinya. Sekarang dia ingin Anda bisa menjadi mempengaruhi para pekerja lain agar menghasilkan pekerjaan sebaik yang telah Anda kerjakan.

Artikel Terkait : Beberapa Ciri Ciri Atasan yang Jatuh Cinta Sama Bawahannya

5. Menghargai Waktu Anda

Seorang bos yang perhatian pada kinerja karyawan akan senantiasa menghargai waktu karyawannya terutama waktu di luar jam kerja.

Ini dia lakukan agar karyawan merasa nyaman bekerja di perusahaan. Alih-alih memberikan pekerjaan di luar jam kerja, bos akan memberikan perhatian sederhana berupa ucapan selamat berlibur dan sebagainya.

Itu menandakan bahwa bos ingin Anda tetap berada di perusahaan serta bentuk perhatian agar kinerja Anda tetap baik.

6. Melibatkan dalam Masalah Pelik

Perusahaan tidak akan terhindarkan pada masalah-masalah yang pelik untuk diatasi bahkan oleh bos. Pada saat-saat ini Anda dilibatkan dalam proses penyelesaian masalah pelik perusahaan.

Keterlibatan seorang karyawan dalam proses penyelesaian masalah tersebut menandakan bahwa bos memiliki ekspektasi lebih terhadap kinerjanya.

Oleh karena sebelumnya Anda telah berhasil memenuhi standar kerja dari atasan Anda. Hendaknya seorang karyawan siap dalam kondisi ini.

Sekarang Anda telah tahu bagaimana tanda bos perhatian kepada karyawan. Tidak perlu lagi salah sangka jika bos terlihat selalu memberikan tanggung jawab ekstra kepada Anda sebagai karyawan. Sebab dibalik itu semua akan ada reward yang menunggu.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Tengah Artikel 2